BANYUMAS – Suasana persiapan Estafet Tunas Kelapa (ETK) di Kwarran Sumbang semakin terasa. Jajaran pengurus, panitia, gugusdepan, dan berbagai unsur pendukung mulai mematangkan peran masing-masing untuk menyambut rombongan ETK yang akan melintasi wilayah Sumbang.
Ketua Kwarran Sumbang, Kak Tarkam, memberikan arahan kepada seluruh panitia agar bekerja secara maksimal dan saling mendukung. Arahan tersebut disampaikan dalam rangka memastikan seluruh persiapan kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pramuka berjalan tertib dan memberikan kesan positif bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Kak Tarkam menyampaikan bahwa kepanitiaan telah dikukuhkan setelah sebelumnya dilakukan penambahan beberapa personel. Dengan susunan kepanitiaan yang telah lengkap, seluruh anggota panitia diharapkan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta membangun kerja sama yang baik.
“Panitia sudah dikukuhkan dan beberapa personel juga telah ditambahkan. Sekarang mari kita bekerja bersama dan memaksimalkan tugas masing-masing agar kegiatan dapat berjalan dengan baik,” pesan Kak Tarkam.
Menjadi Tuan Rumah yang Ramah
ETK merupakan kegiatan tingkat Kwartir Daerah Jawa Tengah yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pramuka. Dalam pelaksanaannya, Kwarran Sumbang mendapat tugas sebagai pasukan inti sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan Upacara Timbang Terima dari Kwartir Cabang Purbalingga kepada Kwartir Cabang Banyumas.
Upacara tersebut akan dilaksanakan di Lapangan Desa Silado, tepat di sebelah selatan MTsN 3 Banyumas.
Pada waktu yang bersamaan, Kwarcab Banyumas melalui bidang Abdimas juga menyelenggarakan Kemah Bakti di lokasi tersebut. Kondisi ini membuat koordinasi antarpanitia menjadi semakin penting agar kedua kegiatan dapat berlangsung secara tertib dan saling mendukung.
ETK juga menjadi kegiatan yang mendapat perhatian dan penilaian dari Kwarda Jawa Tengah. Karena itu, panitia tidak hanya dituntut mempersiapkan teknis kegiatan, tetapi juga menjaga bagaimana Gerakan Pramuka hadir dan diterima oleh masyarakat.
ETK dipandang sebagai kesempatan untuk semakin memperkenalkan Gerakan Pramuka kepada masyarakat. Setiap rangkaian kegiatan diharapkan dapat menghadirkan suasana yang ramah, tertib, dan menyenangkan sehingga tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap Gerakan Pramuka.
Dalam konteks tersebut, Tim Humas Kwarran Sumbang mendapat perhatian khusus. Publikasi, komunikasi dengan masyarakat, serta dokumentasi kegiatan akan dimaksimalkan agar informasi mengenai ETK dapat tersampaikan dengan baik.
Sekolah dan Desa Diajak Turut Menyambut
Semangat menyambut ETK tidak hanya menjadi tanggung jawab panitia. Sekolah dan pemerintah desa yang berada di sepanjang rute juga diajak mengambil bagian.
Gugusdepan yang wilayahnya dilewati rombongan ETK, yaitu SDN Silado, SDN Karangturi, MI Ma’arif NU Karangturi, dan SDN Karangcegak, diharapkan mengerahkan peserta didiknya untuk ikut menyambut dan memeriahkan perjalanan pasukan.
Pemerintah desa yang dilewati rute ETK juga diharapkan ikut berpartisipasi. Salah satunya Pemerintah Desa Silado yang akan mengarahkan unsur masyarakat, termasuk Muslimat, untuk turut menyambut rombongan.
Penguatan dukungan tersebut juga disampaikan oleh Mabiran Harian Kwarran Sumbang, Kak Emi Linarni. Selaku Koordinator Korwilcam Dindik Sumbang, Kak Emi mendorong Gugusdepan SDN Silado, SDN Karangturi, dan SDN Karangcegak untuk mengerahkan peserta didik dalam memeriahkan kegiatan ETK.
Latihan Dimulai, Personel Mulai Disiapkan
Untuk memastikan pelaksanaan Upacara Timbang Terima berjalan baik, Kwarran Sumbang menjadwalkan latihan secara mandiri pada 2 dan 3 September 2026 mulai pukul 08.00 WIB. Latihan meliputi persiapan upacara dan latihan jalan yang akan dipandu Kak M. Taufik.
Selanjutnya, latihan bersama Kwarcab Banyumas akan dilaksanakan pada 4 September 2026 dengan waktu menyesuaikan kondisi di lapangan.
Panitia juga telah menyiapkan komposisi pasukan. Untuk pasukan inti, Kelompok I, II, dan III berjumlah 29 anggota dengan lima cadangan dari SMK Mulya Husada. Kelompok IV berjumlah 14 anggota dengan tiga cadangan dari MA Sains, sedangkan Kelompok V melibatkan 18 anggota Pramuka Penggalang dari MTsN 3 Banyumas.
Sementara itu, peleton pendukung akan melibatkan anggota Penegak dari SMK Dewantara dan SMK Taman Siswa, serta 60 anggota Penggalang yang berasal dari sejumlah pangkalan, yaitu SMPN 1 Sumbang, SMPN 2 Sumbang, SMPN 3 Sumbang, SMPN 4 Sumbang, MTs Ma’arif 1 Sumbang, dan Sekolah Rakyat. Masing-masing pangkalan juga menyiapkan anggota cadangan.
Akomodasi bagi pasukan pendukung disiapkan oleh Gugusdepan masing-masing.
Untuk menambah kemeriahan, panitia menyiapkan Drumband MTsN 3 Banyumas dan Hadroh SDN Silado. Panitia juga berharap ada tambahan kelompok pemeriah lainnya.
Kesiapan Pengamanan dan Kesehatan
Aspek keselamatan juga menjadi perhatian. Setiap kelompok pasukan, baik pasukan inti, pendukung, maupun pemeriah, akan didampingi dua anggota Saka Bakti Husada yang dibekali kemampuan pertolongan pertama dan perlengkapan P3K.
Ambulans juga akan disiapkan untuk standby di tengah rute atau mengikuti pergerakan pasukan.
Untuk pengamanan, panitia akan berkoordinasi dengan Polsek dan Koramil Sumbang. Jika diperlukan, pengamanan jalur juga akan melibatkan Linmas dari tiga desa yang dilewati, yaitu Desa Silado, Karangturi, dan Karangcegak.
Sementara itu, kendaraan penjemput pasukan inti dan pendukung akan disiapkan di titik finish Etape 1 di UMP. Kendaraan penjemput bagi kelompok pemeriah juga disesuaikan dengan titik akhir perjalanan, yakni Drumband di Getuk Goreng Karangturi dan Hadroh hingga Bengkoangan Linggasari.
Panitia Diminta Siapkan Segala Kebutuhan
Dari sisi pelayanan tamu, panitia telah menyiapkan tempat transit yang dibagi menjadi dua bagian. Ruang Kepala Madrasah MTsN 3 Banyumas disiapkan untuk tamu VVIP, sedangkan ruang kelas di bagian timur madrasah digunakan bagi tamu VIP.
Kwarran Sumbang juga akan menyiapkan hidangan di ruang transit tersebut. Pengurus Kwarran dan panitia yang bertugas sebagai among tamu diminta hadir lebih awal untuk memastikan seluruh kebutuhan tamu dan kegiatan telah siap.
Sementara kebutuhan sound system dan tarub akan terintegrasi dengan pelaksanaan Kemah Bakti Kwarcab Banyumas.
Selain pasukan ETK, kontingen Kemah Bakti yang terdiri atas lima putra dan lima putri dari unsur DKR juga telah mulai berlatih untuk mempersiapkan pentas seni dan kegiatan lainnya.
Kak Emi Linarni menegaskan kembali agar seluruh panitia mempersiapkan kebutuhan kegiatan dengan sebaik-baiknya.
“Panitia agar menyiapkan segala kebutuhan yang ada. Kita ingin kegiatan ini berjalan lancar dan dapat memberikan kesan yang baik bagi masyarakat,” pesannya.
Persiapan yang semakin matang menunjukkan bahwa ETK di Sumbang bukan sekadar perjalanan estafet. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi Gerakan Pramuka untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Dengan dukungan sekolah, pemerintah desa, pengurus Kwarran, gugusdepan, dan berbagai unsur lainnya, Sumbang siap menjadi bagian dari perjalanan Estafet Tunas Kelapa dengan semangat kebersamaan dan pengabdian.
Pramuka Sumbang Tangguh, Tanggap, Trengginas!